PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Wabah virus corona atau Covid-19 telah berdampak terhadap ekonomi masyarakat. Banyak masyarakat berusaha untuk bertahan hidup di tengah-tengah ekonomi yang sulit saat ini.

Tidak terkecuali bagi ibu ini. Dia bahkan tetap semangat dan bangkit meskipun dalam suasana pandemi. Itu semua dilakukan demi memenuhi kebutuhan keluarganya. 

Biyah, demikian nama ibu tersebut yang sudah dua tahun menjalankan aktivitas sebagai pengangkut sampah rumah tangga warga yang ada di Kelurahan Pulang Pisau. 

Sejak masa pandemi Covid-19, Biyah mengatakan tetap mengangkut sampah rumah tangga di setiap rumah warga. Meski ada rasa khawatir Covid-19, Biyah tetap bekerja membantu warga yang banyak tidak berani untuk keluar rumah. 

Saat itu juga menjadi berkah bagi Biyah, karena bisa membantu warga untuk membuang sampahnya ke TPS, ketika warga membatasi diri untuk berada di luar rumah karena Covid-19.

--page

Dalam situasi tersebut, warga Komplek Sosial Pulang Pisau ini harus menjalankan protokol kesehatan untuk menjaga kesehatan keluarganya di rumah agar tetap sehat dan tidak tertular Covid-19. 

"Saya punya dua anak di rumah yang masih kecil, dan berupaya menjaga diri saya, dengan memakai masker dan membersihkan diri setelah pulang ke rumah," katanya, Sabtu, 31 Oktober 2020 saat menjalan aktifitasnya. 

Hingga saat ini, Biyah tetap menekuni pekerjaannya tersebut, sambil mendorong gerobak dan mengangkut sampah milik warga. 

Saat mengumpulkan sampah rumah tangga di setiap rumah, Biyah tidak memasang tarif. "Saya minta seikhlasnya saja, tidak berikan tarif," tuturnya. (JAMES DONNY/B-7)