BORNEONEWS, Tamiang Layang - Sebanyak 267 mahasiswa asal Kabupaten Barito Timur yang sedang menempuh pendidikan di Palangka Raya akan menerima bantuan sosial pangan.
"Mereka diusulkan menjadi bagian dari penerima bansos pangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah," kata Kepala Dinas Sosial Barito Timur, Riza Rahmadi di Tamiang Layang, Minggu, 1 November 2020.
Untuk pendataan mahasiswa asal Barito Timur di Palangka Raya itu, dinas sosial berkoordinasi dengan Pengurus Himpunan Mahasiswa (Hima) Bartim Palangka Raya.
"Data mahasiswa yang diminta yaitu nama, NIK, universitas, NIM dan alamat rumah di Barito Timur," ujar Riza.
Dia menjelaskan, penyaluran bansos akan dilakukan di Barito Timur. Sedangkan mahasiswa yang sedang berada di Palangka Raya dapat diwakili keluarganya dengan membawa kartu keluarga.
Riza menyampaikan harapan agar ke depannya semua mahasiswa asal Barito Timur yang sedang menempuh pendidikan di Palangka Raya dapat bergabung dalam Hima Bartim, ini untuk memudahkan pemerintah daerah dalam mendata mahasiswa yang kuliah di sana.
Sementara itu, Ketua Hima Bartim Palangka Raya, Obi Seprianto yang dihubungi, membenarkan adanya pendataan mahasiswa yang akan menerima bansos pangan.
"Sudah beberapa hari kami melakukan pendataan, ada 267 orang mahasiswa asal Barito Timur dari berbagai perguruan tinggi di Palangka Raya yang akan menerima bantuan tersebut," kata Obi.
Dinas Sosial Barito Timur akan menyalurkan Bansos Pangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebanyak 6.120 paket mulai 2 November 2020. Paketnya tersebut berupa beras 10 kilogram, susu 4 kaleng, sarden 4 kaleng, dan minyak goreng 2 liter. (BOLE MALO/B-11)








