SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan verifikasi terhadap Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Sampit yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka. 

"Hari ini ada 11 SMP/sederajat yang kami verifikasi untuk melihat kesiapan dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka," kata Jubir Satgas Covid-19 Kotim Multazam, Senin, 2 November 2020.

Dari 11 sekolah tersebut, baru 1 yang bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka. Yakni SMPN 10 Sampit di Desa Bapeang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. 

Dia menjelaskan, verifikasi dilakukan melihat langsung penerapan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan dan wajib dilaksanakan sesuai surat edaran Bupati Kotim.

"Ini untuk memastikan penerapan protokol kesehatan dilaksanakan dengan baik," kata Multazam. 

Sementara, untuk 10 sekolah lainnya diberikan waktu hingga 8 November 2020 mendatang untuk mempersiapkan pembelajaran tatap muka tersebut. 

"Kami minta persiapkan dulu segala sesuatunya. Kalau sudah, baru kami berikan izin dan belajar tatap muka akan dimulai 9 November 2020 nantinya," terang Multazam. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)