PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Seluruh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kota Palangka Raya bakal menjalani rapid tes akhir November 2020. Jika ditotal, jumlahnya mencapai ribuan. 

"TPS (tempat pemungutan suara) di Palangka Raya ada 622. Kemudian di setiap TPS, ada 7 petugas KPPS dan 2 petugas ketertiban TPS (dulunya disebut linmas)," kata Ketua KPU Kota Palangka Raya, Ngismatul Choiriyah, Selasa, 3 November 2020. 

Dari jumlah tersebut, petugas KPPS di Kota Palangka Raya diketahui berjumlah 4.354. Sedangkan untuk petugas ketertiban TPS ada 1.244. Jika digabungkan, maka total yang akan menjalani rapid tes berjumlah 5.598 petugas. 

Ngismatul menegaskan, semuanya wajib menjalani rapis tes demi keamanan kesehatan baik untuk diri sendiri maupun orang lain. "Pelaksanaannya akan dimulai 26 bulan ini (November) di tiap kelurahan," ungkapnya.

Dia melanjutkan, apabila nanti ada petugas yang dinyatakan reaktif, KPU segera mencari pengganti karena jarak dengan pelaksanaan pemilihan kepala daerah atau Pilkada Kalteng, yakni 9 Desember sudah dekat.

--page

"Untuk antisipasi penggantinya, kita sudah siapkan. Namun kita berharap semua mengikuti dan semuanya non reaktif," harapnya. 

Oleh sebab itu, dia menyarankan masyarakat tidak perlu khawatir karena semua petugas dipastikan menjalani protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Termasuk dalam pelaksanaannya di TPS, juga diterapkan protokol kesehatan yang cukup ketat. (BUDI YULIANTO)