MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Jalan yang menghubungkan ibukota Muara Teweh dengan Benangin, Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara selama ini rusak mulai dilakukan perbaikan oleh pemerintah.

Di mana selama ini, jala tersebut banyak yang rusak dan tidak dapat dilalui ketika hujan, karena masih berupa tanah, namun perlahan sudah dapat dilalui oleh masyarakat.

Pasalnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara telah melakukan perbaikan dibeberapa titik-titik kerusakan terparah dijalur tersebut, tepatnya di Jalan KM 34 Simpang Benangin.

Kerusakan yang terjadi dijalur tersebut dikarenakan seringnya aktivitas truk angkutan yang melebihi tonase melintasi jalan tersebut dan juga ditambah aktivitas saat hujan.

Kepala Dinas PUPR Barito Utara, M Iman Topik saat meninjau ke lokasi KM 34 Simpang Benangin, Rabu 4 November 2020 mengatakan bahwa pada kemarin Selasa 3 November 2020 beberapa alat berat sudah dikerahkan guna mengatasi kerusakaan di sejumlah titik di jalan ini.

--page

 “Saat ini ada sepuluh titik kerusakan jalan yang parah dengan panjang kurang lebih satu kilometer yang sedang ditangani. Hal ini juga untuk menjawab banyaknya keluhan warga atas kerusakan jalan selama ini,” kata M Iman Topik didampingi Kabid Bina Marga Dedy. 

Dikatakan Topik,  kerusakan yang dialami yakni di Kilometer 34 hingga Simpang Tamrin juga arah ke Desa Lampeong Kecamatan Gunung Purei yang sedang diperbaiki dengan menutup lobang dengan tanah serta menyapu bersih kubangan yang ada. 

 "Sesuai dengan arahan pak Bupati H Nadalsyah, untuk sementara kita melakukan perbaikan jalan yang berlobang dan berkubang lumpur dan penutupan lobang dengan menggunakan alat berat," katanya. 

 Selain menutup lobang kubangan lumpur, jalan yang bergelombang juga diratakan (disapu) menghilangkan kubangan lumpur sehingga aman untuk para pengendara saat melintasi jalan. Apalagi jalan tersebut menuju dua Kecamatan seperti Kecamatan Teweh Timur dan Gunung Purei. 

 "Kita berharap perbaikan jalan ini dapat memperlancar arus lalu lintas kendaraan, terutama untuk kebutuhan perekonomian warga sekitar dan bisa membawa hasil pertanian warga untuk dipasarkan," kata Iman Topik.

Terhadap hal tersebut, Bupati Barito Utara H Nadalsyah meminta kepada warga masyarakat khususnya para sopir angkutan dan pelaku usaha untuk bisa menjaga dan merawat jalan sehingga fasilitas yang telah dibangun bisa dimaksimalkan dan bisa bertahan lama.

--page

 Nadalsyah juga meminta agar masyarakat mengawasi para pengguna jalan yang tidak sesuai kriteria untuk jalan seperti kapasitas yang berlebihan, sehingga jalan tidak cepat rusak. (RAMADHANI)