BORNEONEWS, Puruk Cahu - Akibat musim hujan yang terjadi beberapa pekan terakhir ini pemukiman air di DAS Barito, Murung Raya kembali meluap ddan mengakibatkan debit air meninggi. Kondisi ini menyebabkan kabupaten tersebut mewaspadai terjadinya banjir.
Kabupaten Mura khususnya desa-desa yang berada di dataran rendah sudah harus bersiap siap menghadapi bencana banjir.
Meski belum sampai merendam rumah, akan tetapu diprediksi kalau hujan terus terjadi selama beberapa hari kedepan, maka hampir dipastikan pemukiman pendudukan akan mulai terendam.
Khususnya di wilayah bantaran sungai Barito atau anak sungai lainnya yang memang menjadi pemukiman langganan banjir selama ini.
--page
“Satu tahun terakhir memang belum terjadi banjir besar ditempat kami, karena DAS Barito debitnya selalu turun naik, dan saat ini kondisi itu kembali terjadi, namun debit naik cukup signifikan karena hujan menguyur hampir setiap hari dan kami harus kembali waspada” ungkap Rahman warga Kampung Beriwit, Kamis kemarin.
Sementara itu, keresahan akibat ancaman banjir tidak hanya dirasakan oleh warga yang bermukim di pinggiran sungai, namun juga bagi para penyadap karet.
Karena akibat banjir, biasanya aktifitas menyadap karet tidak bisa dilakukan, sehingga otomatis warga khususnya penyadap karet akan kehilangan penghasilan.
“Apabila satu minggu kebun karet kami terendambanjir, maka dipastikan satu minggu pula kami tidak bisa menyadap dan tidak mendapatkan penghasilan, tentu kondisi ini akan semakin memberatkan kondisi perekonomian kami” jelas Agus warga Desa Sompoi yang berprofesi sebagai penyadap karet ketika diibincangi terpisah.
Sementara itu, Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kariadi, Kamis, 5 November 2020 mengatakan, saat ini debit DAS Barito berpotensi mengakibatkan banjir, dimana kenaikan debit karena intensitas hujan tinggi selama beberapa hari terakhir.
Ia mengimbau masyarakat khususnya yang bermukim di wilayah rawan banjir untuk waspada dan bersiap terhadap encana banjir yang diprediksi akan terjadi dan pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan siaga. (TRISNO/B-5)








