PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengajak warganya dapat memanfaatkan sampah dengan bijak agar memiliki nilai ekonomi atau merubahnya menjadi bahan yang tidak membahayakan lingkungan.

"Dengan melakukan pengelolaan sampah rumah tangga yang benar, kita dapat membantu menekan dampak negatif sampah terhadap lingkungan," katanya usai membuka Bank Sampah Mandiri, Kamis 5 November 2020.

Fairid menyampaikan, ada 2 jenis sampah yang sering dikonsumsi di rumah tangga, yaitu sampah organik dan sampah anorganik.

Sampah organik berasal dari bahan makanan yang dikonsumsi, seperti kulit sayur dan buah, cangkang telur, tulang ikan, tulang ayam, dan sebagainya. Sedangkan sampah anorganik adalah sampah seperti plastik, kartus, kertas, hingga barang elektronik.

"Sediakan 2 tempat sampah untuk organik dan anorganik. Pisahkan juga sampah-sampah yang kering supaya nantinya bisa didaur ulang tanpa terlihat kotor atau bau," jelasnya.

--page


"Minimal kita lakukan dengan cara yang sederhana itu. Karena sangat jarang masyarakat yang peduli dan mau untuk melakukan pengelohan sampah dengan baik. Kita harapkan dengan adanya bank sampah ini bisa membantu menyelesaikan persoalan sampah agar kita tetap mendapat predikat kota cantik dan bisa meraih adipura," pungkasnya. (HENDRI/B-7)