PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) membuat debit air sungai Arut naik dan meluap ke pemukiman warga, tak terkecuali di wilayag Kelurahan Raja Seberang, Kecamatan Arut Selatan.

Lurah Raja Seberang, Guntur Setiawan mengatakan ada 64 kepala keluarga (KK) terdampak banjir, akibat dari meluapnya Sungai Arut.

"Diperkirakan debit air Sungai Arut akan terus alami kenaikan, mengingat saat ini wilayah Kobar masih dilanda hujan," ujarnya saat dibincangi Borneonews, Jumat 6 November 2020.

Saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan dinas sosial.

"Kita sudah koordinasi dengan instansi terkait, guna penanganan lebih lanjut," ungkapnya.
Dia menambahkan jika masyarakat yang terdampak banjir ini belum ada yang mengungsi. Mereka lebih memilih bertahan.

--page

"Mereka semua masih bertahan, mungkin mereka ini sudah terbiasa, namun kami selalu menghimbau agar tetap waspada dan berhati - hati, antisipasi naiknya debit air sungai," pungkasnya. (DANANG/B-6)