BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Hujan deras yang disertai angin kencang yang mengguyur Kota Pangkalan Bun, membuat atap rumah warga di RT 05, Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terangkat dan terhempas pada Jumat, 6 November 2020, sekitar pukul 00.15 WIB.
Atap rumah yang sekaligus dijadikan warung dengan material kayu dan seng yang dihuni oleh Atol tersebut terlempar hingga radius 5 meter, dan membuat penghuninya ketakutan.
Warga sekitar yang mengetahui peristiwa tersebut, segera memberikan pertolongan dengan mengevakuasi penghuni dalam warung ke tempat yang lebih aman.
Lurah Mendawai, Rahardian Syahmi menceritakan, berdasarkan kesaksian warga, saat hujan deras mengguyur Kota Pangkalan Bun, disertai dengan angin kencang, namun tiba-tiba muncul seperti pusaran angin (puting beliung) dan langsung mengangkat atap rumah warga.
"Ada pusaran angin yang sangat kencang, kemudian satu rumah yang dijadikan warung dan di huni ibu Atol terangkat dan terlempar sejauh 5 meter," kata Rahardian Syahmi.
--page
Beruntung saat peristiwa tersebut terjadi pemilik rumah yang sedang tidur dalam keadaan baik - baik saja.
Selanjutnya, pada pagi harinya, warga bersama RT dan pemerintah kelurahan setempat segera bergotong royong untuk memasang atap rumah tersebut, dan saat ini sudah kembali pada posisinya semula.
Sehingga, ia mengimbau kepada warganya agar waspada dan berhati-hatiterhadap cuaca yang ekstrim terjadi akhir-akhir ini, mengingat selain disertai angin kencang juga petir. (DANANG/B-5)








