BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Perbaikan jalan H Ahmad Sholeh di jalur Pangkalan Bun - Kecamatan Kotawaringin Lama terus berlanjut, meski hujan kerap mengguyur Kobar dan sejumlah ruas jalan tergenang banjir.
Kepala Dinas PUPR Kobar, Juni Gultom mengatakan, koordinasi pengerjaan jalan itu dengan Dinas PUPR Provinsi Kalteng berlangsung dengan baik dan pekerja terus lembur sampai malam.
"Sampai saat ini sudah ditimbun 4 dari 7 titik bermasalah di ruas jalan Ahmad Shaleh Pangkalan Bun - Kolam," kata Juni, Sabtu, 7 November 2020.
Berdasarkan data dari Kabid Bina Marga Doinas PUPR Kobar, Samuel menyampaikan 7 titik ruas jalan Pangkalan Bun - Kolam yang diperbaiki tersebut panjangnya berbeda dengan total sekitar 539 Meter.
Rinciannya, titik pertama panjang 200 meter, titik kedua 125 meter, titik ketiga 40 meter, titik ke empat 45 meter, titik ke lima 72 meter, titik ke enam 32 meter, dan titik ke 7 25 meter.
Terkait itu, guna kelancaran proses perbaikan, penutupan jalan Pangkalan Bun - Kolam kembali diperpanjang, yang semula berakhir pada 5 November 2020 menjadi 20 November 2020.
Tercatat dalam pemberitahuan tersebut, kendaraan roda 4 dapat diizinkan melintas mulai pukul 02.00 - 09.00 WIB. (DANANG/B-11)








