SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur, H. Ary Dewar mengkritisi proyek drainase yang ada di Jalan Tjilik Riwut Sampit yang seperti tidak berfungsi.

Pasalnya kata Ary, saat turun hujan lebat aspal selalu tergenang, padahal kata dia drainase itu harusnya normal karena baru diselesaikan dengan anggaran multiyears.

"Apakah tidak ada pembuangan dari aspal ke drainase itu, atau drainase itu tidak berfungsi. Sudah sehari ini tidak ada hujan namun air masih ada menggenangi aspal," kata Ary, Minggu, 8 November 2020.

Menurut Ary, kondisi itu sangat menggangu pengguna jalan apalagi saat malam hari jika ada yang melaju dengan kecepatan tinggi maka sangat rawat menyebabkan kecelakaan tunggal.

Karena kata politisi partai Gerinda ini, jalur tersebut malam hari sangat gelap gulita, karena di situ tidak ada sama sekali dipasang lampu penerangan umum.

--page

Ary menekankan jika proyek tersebut masih dalam tahap perbaikan, dirinya meminta agar segera diperbaiki karena selain mengganggu merusak keindahan kota.

"Itu jalur lintas provinsi, tidak bagus dilihat, sementara itu proyek baru, dulu seingat saya sebelum ada proyek tersebut jalan tidak sampai membuat air tergenang," tegasnya.

Di sisi lain juga dirinya meminta agar aspal yang sudah terlihat rusak dalam proyek tersebut agar diperbaiki juga. Karena pengerjaannya baru beberapa bulan saja. (NACO/B-5)