BORNEONEWS, Sukamara - Pemkab Sukamara berupaya memperbaiki ekonomi rakyat yang ikut terdampak akibad pandemi covid-19, salah satu langkah yang diambil adalah dengan memberdayakan usaha-usaha kecil masyarakat.
"Sesuai dengan kemampuan daerah kita, perlu diketahui bahwa dengan adanya covid-19 ini banyak anggaran kita yang tersedot, ini hampir Rp 200 Miliar, kata Wabup Sukamara, H Ahmadi, Minggu, 8 November 2020.
Anggaran tersebut diperuntukan untuk bidang kesehatan dalam upaya penangan covid-19 di Bumi Gawi Barinjam dan perbaikan ekonomi rakyat dengan menghidupkan usaha-usaha kecil masyarakat yang terdampak.
"Jadi dibidang pemulihan ekonomi rakyat ini, kita harus memberdayakan masyarakat kita seperti para pengolah kue dan lain sebagainya," ujarnya.
Ahmadi melanjutkan, bagi masyarakat yang berasa dari kecamatan lain bisa mengajukan proposalnya kepada yang bersangkutan, sehingga hal tersebut nantinya bisa diproses. "Kalau ada proposalnya dari Ajang, Balai Riam dan wilayah manapun laporkan saja, nanti kita akan berupaya membantu memberdayakan masyarakat," ucap Ahmadi.
--page
Dengan bertambahnya kasus positif covid-19 di Kabupaten Sukamara, Ahmadi mengingatkan agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan yang selalu dianjurkan oleh pemerintah.
"Untuk protokol kesehatan, tidak bosan-bosannya kita mengingatkan, supaya kita semua bisa terhindar dari virus ini," pesan H Ahmadi. (NORHASANAH/B-5)
///////////////////////////////////
Area lampiran








