BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sudah memperbolehkan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat untuk belajar tatap muka. Setidaknya ada 27 sekolah yang sudah mendapatkan izin dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19.
"Ada 27 sekolah yang boleh melaksanakan belajar tatap muka, dan mendapatkan izin dari Satgas Covid-19 Kotim," ujar Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim Suparmadi, Senin, 09 November 2020.
27 sekolah tersebut yakni :
1. SMP 2 Sampit
2. SMP 11 Sampit
3. SMP IT Almadaniyah Samuda
4. SMPN 3 Parenggean
5. SMP Wijaya Kusuma
6, SMPN 3 Sampit
7. SMPN 4 Mentaya Hulu
8.SMPN 1 Mentaya Hulu
9. SMP Tunas Pertiwi
10. SMPN Satap 2 Baamang
11. SMPN 1 Mentaya Hilir Utara
12. SMPN 1 Teluk Sampit
13. SMPN 1 MHS
14. SMP PGRI 1 Sampit
15. SMPN 1 Parenggean
16.SMPN 2 Pulau Hanaut
17. SMPN 6 Sampit
18. SMP IT Arafah
19. SMP Sekar Sari Sarpatim
20.SMPN Satu Atap 2 Seranau
21. MTSN 1 Kotim
22. SMPN 2 Parenggean
23. SMP Muhammadiah Sampit
24. SMPN 9 Sampit
25. SMPN 1 Sampit
26. SMPN 8 Sampit
27. SMPN 3 Mentaya Hilir Utara
--page
Beberapa sekolah di antaranya belum bisa melaksanakan belajar tatap muka. Karena belum memenuhi syarat protokol kesehatan. Sehingga, tidak mendapatkan izin dari Satgas Covid-19.
"Jadi semuanya tergantung kelengkapan protokol kesehatan. Kalau sudah sesuai syarat, maka boleh belajar tatap muka. Namun kalau tidak, masih melaksanakan pembelajaran dalama jaringan," terang Suparmadi.
Meskipun sudah boleh melaksanakan pembelajaran tatap muka. Namun tim Satgas akan terus memantau pelaksanaan belajar tatap muka di sekolah-sekolah tersebut. Agar protokol kesehatan terus berjalan. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








