BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) ditargetkan menjadi salah satu wilayah yang menjadi lumbung suara pasangan calon (Paslon) nomor urut 02, Sugianto Sabran - Edy Pratowo dalam Pilkada Kalteng 2020.
Untuk mewujudkannya itu maka tim sukses pemenangan di Kobar terus bekerja keras. Senin 9 November 2020, tim sukses kembali menggelar kampanye dialogis bersama para tokoh dan masyarakat Pangkalan Bun.
"Harapan kami selaku tim sukses, wilayah Kobar menjadi salah satu lumbung suara pemenangan beliau (Sugianto Sabran dan Edy Pratowo) pada 9 Desember nanti," kata Ahmadi Riansyah.
Didampingi Ahmadi Riansyah, H Sugianto Sabran berkeliling ke beberapa titik lokasi kampanye sejak pagi hari, hingga sore hari tadi menggelar acara pertemuan terbatas di Hotel Avilla Pangkalan Bun.
Ahmadi Riansyah mengatakan kampanye kali ini adalah Kampanye dialogis atau pertemuan terbatas. Tujuannya ialah menyampaikan beberapa hal yang telah dilakukan Sugianto Sabran selama menjabat 4 tahun menjadi Gubernur Kalimantan Tengah.
--page
"Karena kita menilai masih banyak masyarakat yang masih belum mengetahui secara detail, maka kita melakukan sosialisasi pertemuan terbatas ini. Baik itu pertemuan terbatas secara langsung maupun pertemuan sosialisasi di media," katanya.
Lanjutnya, dengan masyarakat mengetahui apa yang sudah dilakukan dan apa yang akan dilakukan untuk menyempurnakan Kalimantan Tengah ke depan, maka diharapkan masyarakat memiliki keinginan besar, kemudian juga memiliki harapan besar untuk memilih beliau kembali menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Tengah di periode akan datang.
Ahmadi juga menyampaikan bahwa dalam sesi kampanye dialogis ada tanya jawab, pertama adalah berkenaan dengan permohonan bantuan pembangunan rumah ibadah.
Walau sebenarnya selama beliau menjabat sudah luar biasa, baik rumah ibadah Masjid maupun pembangunan rumah ibadah agama lainnya telah dibantu.
Tentunya hal ini akan dilanjutkan. Kemudian yang kedua yang mereka tanyakan adalah berkenaan dengan ekonomi dan salah satunya dari perternakan kemudian juga perkebunan.
"Tadi masalah peternakan dan perkebunan juga sudah terjawab semua apa yang beliau disampaikan. Salah satu program jawabannya adalah Food Estate dan pembangunan dibidang pertenakan lainnya. Artinya ini masih bisa diakomodir dan beliau masih menjabat sebagai gubernur ke depan sampai Mei 2021," pungkasnya. (DANANG/B-6)








