BORNEONEWS, Palangka Raya - Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya meningkatkan jumlah testing, pelacakan kontak, dan penguatan fasilitas kesehatan untuk mencegah bertambahnya jumlah kematian.
Hal itu dilakukan seiring dengan adanya peningkatan kasus penyebaran covid-19 dalam beberapa hari terakhir. Bahkan menyebabkan RT kota setempat naik ke 2,0 lagi.
"Penerapan protokol kesehatan harus diawasi dengan ketat. Kemudian sebagai upaya untuk mencapai nol kasus baru, maka sebaiknya perlu penundaan izin keramaian dalam 14 hari," kata Ketua Harian Satgas Covid-19 Palangka Raya, Emi Abriyani, Selasa 10 November 2020.
Peningkatan kasus sebaran Covid-19 di penghujung Oktober dan awal November ini sebagai efek samping dan dampak dari liburan panjang cuti bersama beberapa waktu lalu.
Pilihan sejumlah masyarakat untuk menghabiskan akhir pekannya bersama keluarga di wilayah lain, khususnya pada wilayah zona merah dan hitam sebaran Covid-19, turut membawanya masuk ke Palangka Raya.
--page
"Nanti kami akan berikan paparan beserta kajian epidemiologi kepada pimpinan untuk menentukan langkah ke depan," pungkasnya. (HENDRI/B-11)








