BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin kembali mengingatkan agar warganya tidak mudah terprovokasi dengan informasi bohong maupun ujaran kebencian yang dapat memecah belah persatuan.
"Kita sedang dalam suasana Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng yang akan mencapai puncaknya pada tanggal 09 Desember 2020 nanti," ucapnya, Rabu 11 November 2020.
"Mari kita tetap menjaga kenyamanan, persaudaraan, jangan sampai mudah terprovokasi dengan hoaks dan ujaran kebencian yang dapat melemahkan dan memecah belah kita semua," imbuhnya.
Fairid mengatakan dengan berbagai perbedaan partai dan pilihan politik bukan menjadi alasan untuk tidak saling menghormati. Apalagi banyak keberagaman yang harus dijunjung tingggi dalam demokrasi.
"Pilkada Kalteng 2020 sudah tentu ada perbedaan calon kepala daerah, saya harapkan hak itu tidak perlu dijadikan sumber perpecahan," tuturnya.
--page
Pesan itu disampaikan usai dilantik sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Palangka Raya. Kegiatan itu dilanjutkan dengan pelatihan manajemen dan perayaan
Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H. (HENDRI/B-6)








