PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dalam kunjungan generasi milenial ke perkebunan kelapa sawit PT Sawit Sumbermas Sarana, Tbk dan peternakan sapi PT. Sulung Ranch yang tergabung dalam Citra Borneo Indah (CBI) Group, Rabu, 11 November 2020 mereka dijelaskan bahwa tidak ada limbah yang terbuang dan tak termanfaatkan dari pengolahan buah sawit di perusahaan milik H. Abdul Rasyid AS tersebut.

Hal ini dijelaskan Mill Manager Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Suayap, Andi Camalata saat para generasi milenial asal Palangka Raya dan Kabupaten Kotawaringin Barat mengunjungi dan belajar mengenai dunia bisnis.

"Selama ini banyak pihak yang mengatakan bahwa limbah dari industri kelapa sawit ini bisa merusak lingkungan, namun silakan kaliaj lihat sendiri bahwa tidak ada satupun limbah dari industri kelapa sawit di pabrik kami yang terbuang percuma," jelasnya.

Menurutnya limbah sawit berupa cangkang, janjang kosong, fiber dan lainnya bisa diolah menjadi pakan ternak sapi di PT. Sulung Ranch dan pupuk yang bisa meningkatkan produktivitas tanaman sawit.

"Kemudian limbah cairnya kita olah me jadi biogas, pakan ternak dan pupuk. Karena limbah cair hasil pengolahan kelapa sawit, ditampung dikolam limbah. Uapnya kita ubah menjadi biogas, untuk menjalankan mesin pabrik," jelasnya.

--page

Kemudian limbah cair dan padat yang tidak ada kandungan gas dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman sawit. 

"Dalam beberapa tahun kedepan, semua PKS yang berada di bawah perusahaan yang tergabung dalam CBI Group akan memiliki instalasi biogas yang tentunya bisa menghemat biaya produksi listrik dengan membeli bahan bakar minyak," jelasnya.

Bahkan ada rencana ke depan untuk mengemas biogas, sehingga bisa dijual sebagai bahan bakar pada publik.

"Jadi bila ada tudingan bahwa industri sawit di CBI Group tidak ramah lingkungan, silakan lihat sendiri. Apakah benar? karena semua limbah yang ada merupakan hal yang berguna dan tidak dibuang," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)