BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekda Kalteng Fahrizal Fitri menyampaikan bahwa akibat dampak dari pandemi Covid-19 maka festival isen mulang tahun 2020 ini ditiadakan.
"Karena banyak risiko jika kita tetap memaksakan festival budaya di tengah pandemi ini. Kita khawatir akan adanya kluster baru jika tetap mengadakan festival budaya," katanya, Rabu, 11 November 2020.
Fahrizal juga menjelaskan meski di tengah pandemi covid-19 Pemerintah Kalteng tetap memikirkan bagaimana pengembangan kebudayaan dan pariwisata di Provinsi Kalimantan Tengah ini.
"Karena kebudayaan dan pariwisata pada tahun 2019 telah menoreh banyak prestasi baik di bidang kebudayaan, kesenian, dan pariwisata," jelasnya.
Selain itu, pariwisata menjadi salah satu program prioritas karena salah satu dapat membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dalam arti luas.
--page
"Dengan adanya pandemi Covid-19 ini membuat gerak kita dalam menjalankan sektor budaya dan pariwisata menjadi terbatas. Banyak aspek yang perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan kluster baru," tutupnya. (NOPRI/B-5)








