PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekda Kalteng Fahrizal Fitri, mengatakan dukungan dan sinergi Bank Indonesia Perwakilan Kalteng terhadap pemerintah provinsi sangat diperlukan dalam program Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah atau TP2DD.

"Kami sangat yakin melalui program ini dapat mendorong percepatan serta perluasan implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemda atau ETP," kata Fahrizal Fitri, Rabu, 12 November 2020.

Dia menjelaskan, TP2DD merupakan forum koordinasi antar instansi dan stakeholder terkait untuk mendorong inovasi, percepatan, dan perluasan ETP. Tujuannya untuk mewujudkan efisiensi, efektivitas, dan transparansi tata kelola keuangan.

"Upaya ini tidak dapat berhasil tanpa adanya sinergi yang berkesinambungan antar pihak yang terkait seperti Bapenda, BKAD, dan perbankan baik di tingkat provinsi, kota, maupun kabupaten," jelasnya.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Kalteng memiliki potensi yang besar dalam penerapan elektronifikasi, khususnya untuk transaksi penerimaan seperti pajak dan retribusi.

--page

"Selain memberikan manfaat yakni transaksi yang efisien, cepat, nyaman, dan akuntabel, elektronifikasi penerimaan pemda diyakini dapat meningkatan PAD Kalteng," tutupnya. (NOPRI/B-11)