TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan pemerintah akan terus menyosialisasikan rencana vaksinasi Covid-19.
"Komunikasi melibatkan banyak elemen termasuk media-media sebagai perpanjangan tangan pemerintah kepada masyarakat. Kami berharap edukasi yang dilakukan terus menerus dan berkesinambungan dapat membentuk kesadaran kesehatan," kata Wiku Sabtu, 14 November 2020.
Sebelumnya, Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (Itagi) bersama Kementerian Kesehatan dan United Nations Children's Fund (UNICEF) menggelar survei persepsi masyarakat terhadap imunisasi Covid-19 pada September 2020 lalu. Hasilnya, sigi menunjukkan sekitar 30 persen masyarakat masih ragu untuk ikut vaksinasi.
Selain itu, lembaga advokasi penanganan wabah, Lapor Covid-19 juga menggelar survei secara daring bersama sejumlah perguruan tinggi dan peneliti pada September hingga Oktober lalu. Hasilnya, 69 persen responden juga menyatakan masih ragu hingga tak bersedia menerima vaksin Covid-19 dari Sinovac yang tengah diuji oleh Biofarma di Bandung.
Wiku mengatakan Satgas akan terus meyakinkan masyarakat terkait pentingnya vaksinasi. Termasuk di antaranya dengan memastikan status kehalalan vaksin, yang diduga menjadi salah satu penyebab keraguan masyarakat.
--page
"Kami pun sudah menggandeng organisasi keagamaan sebagai bentuk komitmen kami untuk transparan dalam menyampaikan informasi terkait vaksin dan juga selalu disampaikan dengan dasar-dasar saintifik," kata Wiku Adisasmito.








