BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Selain orangutan, penyu dan satwa lainnya di kawasan perairan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), ternyata masih bisa ditemui satwa yang tergolong langka yaitu Tuntong Laut.
Satwa dengan nama latin Batagur Borneoensis ini merupakan salah satu spesies kura-kura air tawar dan darat dari 29 spesies kura-kura yang ada di Indonesia.
Ada dua spesies dari satwa tersebut yaitu Tuntong Laut dan Tuntong Sungai. Namun keduanya mendiami habitat yang sama yaitu hutan mangrove atau bakau.
Staf Balai TNTP Roy Setiawan, Sabtu, 14 November 2020 menjelaskan, Tungtong Laut termasuk jenis herbivora, pemakan tumbuhan mangrove baik daun dan buah.
"Tuntong Laut disa dikenali dengan bagian kepala yang mirip dengan Labi-Labi atau bulus. Namun kerapas atau tempurung Tuntong Laut lebih keras," jelas Roy Setiawan.
--page
Menurut Roy Setiawan, Tuntong Laut terdaftar dalam 25 spesies kura-kura kritis terancam punah atau critically endangered) dalam skala global (IUCN, 2011).
"Selain akibat adanya penyusutan habitat hidup, predator alami seperti babi hutan dan biawak. Namun predator yang lebih kuat adalah manusia yang biasa mengambil telur untuk di jual atau konsumsi. Perburuan Tuntong Laut untuk dijadikan hewan peliharaan membuat terjadinya penurunan populasi satwa ini," jelas Roy Setiawan. (WAHYU KRIDA/B-7)








