BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Balai Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) berupaya melakukan penyelamatan agar keberadaan Tuntong Laut (Batagur Borneoensis) atau kura-kura air tawar dan darat yang memiliki kepala seperti Bulus namun tempurungnya terbilang keras, tetap lestari.
Sta Balai TNTP Roy Setiawan, Sabtu, 14 November 2020 menjelaskan, pihaknya mencoba melakukan penangkaran di aquarium dengan harapan populasinya bisa terjaga bahkan ditingkatkan.
"Tuntong Laut bertelur antara bulan Juli sampai Suptember. Pada bulan tersebut, tim dari Balai TNTP selalu berjaga agar tidak ada perburuan telurnya," jelas Roy Setiawan,
Menurut Roy Setiawan, Tuntong bertelur pada malam hari di pasir di Resort Sungai Cabang TNTP, Tanjung Keluang dan Tanjung kubu.
"Sekitar bulan September lalu, kami menemukan satu sarang Tuntong Laut pada pagi hari di Sungai Cabang. Pasca-penemuan tersebut, tim langsung memindahkan telurnya ke area penetasan di Samping Kantor Resort Sungai Cabang," jelas Roy Setiawan.
--page
Menurut Roy Setiawan, saat ini, sudah ada telur Tuntong Laut yang sudah menetas.
"Bagi teman-teman yang mau melihat langsung Tungtong Laut tersebut, bisa mampir ke Kantor Seksi TNTP yang berada di Kumai. Tujuannya agar kita bisa belajar bersama supaya keberadaan satwa tersebut tetap lestari. Namun saat berkunjung ke Kantor Seksi TNTP di Kumai, tetap perhatikan dan terapkan protokol kesehatan," jelas Roy Setiawan. (WAHYU KRIDA/B-7)








