BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Wakil Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Ahmadi Riansyah melaksanakan monitoring beberapa ruas jalan rusak menggunakan motor trail, Senin, 16 November 2020.
Rombongan wabup bersama jajaran oemkab dan kecamatan mulai bergerak dari halaman Kantor Bupati Kobar menuju Karang Anyar, Kumpai Batu Bawah, Tanjung Putri, hingga Sebuai Barat.
"Monitoring jalan dan jembatan dilakukan untuk mengetahui kondisi kerusakannya agar bisa diambil penanganan jangka pendek, sehingga mobilitas masyarakat tidak tergangu," jelas Ahmadi Riansyah.
Dalam monitoring tersebut, selain mendapati jalan yang kondisinya rusak, dia juga menemukan jalan yang belum pernah diaspal.
"Kerusakan ruas jalan tersebut, terjadi akibat banjir yang terjadi beberapa waktu lalu. Sehingga sangat sulit untuk dilewati kendaraan roda empat. Padahal jalan tersebut satu satunya akses darat menuju ke ibu kota kabupaten," jelasnya.
--page
Dia menegaskan, jalan tersebut harus diperbaiki dan dana kewilayahan bisa digunakan untuk memperbaikinya.
"Dalam waktu dekat Pemkab Kobar, akan segera melakukan penangan jangka pendek terhadap ruas jalan tersebut. Insya Allah, ruas Sebuai Barat - Tanjung Putri pada tahun 2021 akan kita alokasi anggaran sebesar Rp 21 miliar sampai dengan fungsional," jelasnya.
Untuk itu, pihaknya memerlukan dukungan dari seluruh masyarakat agar prosesnya nanti agar pembangunannya bisa berjalan lancar.
"Bila bisa berjalan lancar tanpa adanya kendala yang bisa membuat rencana peningkatan ruas jalan tersebut batal atau tertunda, tentunya aksesibilitas masyarakat akan semakin mudah," jelas Wabup Kobar. (WAHYU KRIDA/B-11)








