BORNEONEWS, Sampit - Halikinnor menegaskan bahwa dirinya siap merangkul masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), tanpa membedakan suku, agama, ras, dan anatar golongan. Karena sebagai warga Kotim, harus bersatu untuk memajukan daerah.
"Jadikanlah perbedaan sebagai lambang kesatuan. Karena jika kita bersatu, maka Kotim ini akan semakin maju nantinya," ujar Halikinnor, Selasa, 17 November 2020.
Dirinya mengatakan bahwa saat ini di Kotim memiliki masyarakat yang berbeda-beda. Namun tetap hidup rukun dan damai. Bahkan saling bantu dalam setiap menyelesaikan masalah.
Kerukunan dan toleransi yang tinggi di Kotim ini adalah modal utama untuk kemajuan daerah. Karena, investor ataupun para pengusaha akan masuk ke suatu daerah, jika kamtibmas aman, dan perbedaan bukan jadi suatu permasalahan.
"Ini modal kita untuk membangun Kotim, dan kami pasangan Halikinnor dan Irawati, siap memajukan daerah ini," kata Halikinnor.
--page
Sebagai calon, dirinya juga siap memperjuangkan aspirasi masyarakat di Kotim ini. Tanpa membedakan apapun, dan siap merangkul semua pihak, agar pembangunan di daerah ini bisa merata nantinya.
"Di tim pemenangan saya juga terdiri dari berbagai suku, agama, ras dan golongan. Mereka bersatu untuk memenangkan saya dan ibu Irawati," terang Halikinnor.
Sementara, kerukunan umat beragama di Kotim sendiri saat ini ditunjukkannya dengan adanya rumah ibadah yang dibangun di satu tempat. Yakni di Kecamatan Antang Kalang, atau kecamatan paling ujung di Kotim.
Halikinnor sempat menunjukkan tempat ibadah agama Islam, Kristen, Hindu Keharingan, dan Protestan tersebut. Sebagai simbol dan kerukunan umat beragama.
"Sayapun siap maju, dan siap mempertahankan kerukunan dan toleransi di daerah ini," terang Halikinnor. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)
Area lampiran








