SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Seorang bocah perempuan berusia 14 tahun di Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi korban pelecehan seksual dan nyaris diperkosa. 

"Korban sempat dipukul pelaku," kata Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Cempaga Hulu Iptu Taufiq Hidayat, Selasa, 17 November 2020. 

Hingga saat ini, pelaku masih dalam penyelidikan. Karena aksinya sempat dipergoki warga. Namun, pelaku langsung melarikan diri dan meninggalkan korban di area perkebunan kelapa sawit.

Sementara, tindakan asusila tersebut bermula ketika korban tinggal sendirian di rumahnya. Tiba-tiba pelaku masuk ke rumah dari pintu belakang dan langsung menghampiri korban.

Saat itu, korban kaget dan langsung dipukul oleh pelaku. Korban dibopong dan dibawa ke areal perkebunan kelapa sawit. 

--page

Di lokasi itu, pelaku meminta korban untuk melakukan oral. Setelah puas, pelaku kembali hendak melakukan pemerkosaan. Namun korban sempat berteriak minta tolong. 

Hingga seorang warga mendengar dan langsung menghampiri bunyi suara tersebut. Mengetahui hal itu, pelaku langsung kabur. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)