BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Habib Ismail memimpin rapat monitoring centre for prevention (MCP) TW3 se-Kalteng bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Selasa, 17 November 2020.

Dalam kesempatannya, Habib Ismail menjelaskan kegiatan ini sangat strategis untuk memperkuat upaya serta komitmen dalam pemberantasan korupsi, guna meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

"Dengan begitu dapat memudahkan langkah kita dalam mencapai tujuan bersama demi masyarakat. Khususnya mewujudkan Kalteng Berkah menuju Indonesia Maju," katanya.

Dia juga menuturkan, Pemprov Kalteng siap melaksanakan implementasi program pencegahan korupsi terintegrasi pemerintah kegiatan tersebut, dengan meningkatkan capaian dan kinerja dalam delapan area intervensi yang telah ditetapkan.

"Seperti perencanaan, penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, kapabilitas APIP, manajemen ASN, Dana Desa, optimalisasi pendapatan daerah, dan manajemen aset daerah," jelasnya.

--page

Selain itu, Ismail mengimbau seluruh jajaran pemerintah daerah di Kalteng untuk terus melakukan percepatan pada triwulan keempat ini, guna memenuhi area-area intervensi dan indikator. (NOPRI/B-11)