BORNEONEWS, Sorong - Kantor Koperasi dan UKM Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, Selasa 17 November 2020 pukul 17.00 WIT terbakar hingga menghebohkan masyarakat.
Puluhan pegawai yang masih beraktivitas di lingkungan kantor pemerintah Kabupaten Raja Ampat berhamburan ke luar dari ruangan mengantisipasi api menjalar ke bangunan kantor yang lainnya.
Kobaran api pada Kantor Kantor Koperasi dan UKM ini menjadi tontonan pegawai dan warga karena tidak ada fasilitas pemadaman kebakaran di Kabupaten Raja Ampat.
Namun beberapa saat kemudian, terlihat pemerintah daerah Kabupaten Raja Ampat dan pihak keamanan mendatang dua unit mobil tangki air bersih untuk mengupayakan pemadaman api.
Menurut saksi mata seorang Pegawai Dinas Kesehatan bernama Jhoni mengatakan bahwa semua pegawai kaget tiba-tiba asap hitam muncul di kantor Koperasi dan UKM.
--page
"Kami kaget dan langsung lari ke luar dari ruangan kerja melihat api sudah semakin besar membakar habis seluruh bangunan kantor koperasi dan UKM," ujarnya.
Kapolres Raja Ampat AKBP Andre JW Manuputty mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan atas kebakaran ini.
"Anggota kami sedang mengumpulkan informasi dari para saksi atas kejadian untuk mengetahui pasti penyebab kebakaran. Namun untuk sementara diduga kuat akibat hubungan arus pendek listrik pada kantor tersebut," tambahnya.
ANTARA








