PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pandemi Covid-19 yang sedang terjadi saat ini adalah nyata dan dinilai berbahaya bagi kesehatan manusia.

Tak hayal banyak korban yang sudah berjatuhan mulai dari masyarakat bahkan kalangan tenaga kesehatan seperti perawat maupun dokter yang menanggani pasien Covid-19.

Namun bagi orang yang terpapar virus tersebut bukan berarti tidak bisa disembuhkan, akan tetapi apapun jenis penyakit pada manusia pasti bisa disembuhkan asalkan ada semangat dan keinginan untuk sembuh dari orang itu sendiri.

Seperti salah satu tenaga kesehatan yang bertugas menangani kasus Covid-19 dr. Theodorus Sapta Atmadja di RSUD Doris Sylvanus. Ia bahkan pernah terpapar Covid-19 karena sejak awal pandemi Covid-19 masuk Kalteng ia aktif bertugas untuk menangani pasien yang terpapar.

Dia mengatakan tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19 sangatlah berisiko tinggi untuk tertular virus tersebut. Sebab, dalam kesehariannya para tenaga kesehatan bersentuhan langsung dengan para pasien.

--page

"Meski saat itu saya terpapar Covid-19, namun saya tidak berkecil hati, karena ini memang tugas seorang dokter maka kita harus terima resiko apapun itu," ucapnya Rabu, 18 November 2020.

Semenjak ia dinyatakan terpapar Covid-19 pada waktu itu, ia pun memilih untuk melakukan isolasi di RSUD Doris Sylvanus.

Selama menjalani isolasi Wakil Direktur RSUD Doris Sylvanus ia mengaku bahwa tetap bersemangat untuk sembuh.

Menurutnya, rasa semangat justru dapat membantu meningkatkan daya tahan tubunya. "Saat ini saya sangat bersemangat untuk sembuh, dan untuk pasien lainnya juga tetap semangat yakin saja virus ini bisa kita kalahkan," imbuhnya. (DONNY D/B-5)


Area lampiran