BORNEONEWS, Sampit - Calon Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran mengumumkan bahwa dirinya positif Covid-19, setelah hasil swab keluar. Hasil itu tentu menjadi perhatian. Sebab, beberapa hari terakhir, dirinya berada di Sampit untuk bersilaturahmi dan sosialisasi kepada masyarakat.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kotim Multazam mengungkapkan, masyarakat harus tetap tenang. Jangan sampai menjadikan hal itu sebuah ancaman, hingga menimbulkan psikis tidak normal.
"Yang terpenting jaga kondisi psikis, jangan dibuat stres, lakukan kegiatan yang menyenangkan dan menimbulkan ketengan," ujar Multazam, Kamis, 19 November 2020.
Dia menerangkan bahwa sudah menerima informasi terkait hal tersebut Rabu, 17 November 2020 malam dan mereka sudah membuat beberapa skema persiapan. Pihaknya juga sudah memiliki data jadwal paslon tersebut.
Meskipun begitu, dia meminta kepada masyarakat yang merasa kontak erat atau hadir dalam kegiatan, melakukan isolasi mandiri di rumah. Jika merasa sakit, bisa langsung datang ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit, untuk penanganan lebih lanjut.
--page
"Isolasi mandiri sangat penting, paling tidak selama 14 hari. Karena masa inkubasi virus tersebut bisa terpantau 7 hingga 14 hari," kata Multazam.
Dia juga meminta kepada masyarakat agar selalu mengonsumsi makan-makanan bergizi seimbang. Minum jus buah, karena bagus untuk daya tahan tubuh. Waktu istirahat yang cukup juga harus diperhatikan demi meningkatkan imun tubuh.
"Yang pasti jangan panik, hindari rasa takut, dan jangan membuat diri semakin stres agar imun tubuh dan daya tahan tubuh selalu terjaga," harap Multazam.
Untuk diketahui, Calon Gubernur Kalimantan Tengah Nomor Urut 2 Sugianto Sabran mengumumkan melalui rekaman video bahwa dirinya positif Covid-19 hasil dari swab. Namun, positif itu dialaminya tanpa ada gejala. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)








