BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kembali akan mengadakan pasar pangan murah ke sejumlah desa yang disparitas harga kebutuhan pokoknya tinggi.
Hal tersebut disampaikan Kepala DKP Kobar Kris Budi Hastuti bahwa pelaksanaan pasar pangan murah, telah diatur dalam peraturan bupati (Perbup) No 14 tahun 2018. Bertujuan membantu masyarakat untuk mendapatkan harga pangan murah dalam memenuhi kebutuhan sehari - hari.
"Pada tahun ini, kita sudah mengadakan pasar murah sebanyak 3 kali. Peruntukannya atau sasarannya ialah ke desa atau pelosok yang disitu harga kebutuhan pokoknya cukup tinggi," kata Kris, Selasa, 24 November 2020.
Lanjutnya, besok, Rabu, 25 November 2020, pihaknya akan mengadakan pasar pangan murah di Desa Karang Sari, Kecamatan Pangkalan Banteng. Dengan komoditi, seperti Beras, Gula Pasir, Minyak Goreng, Tepung, Telur, Bawang Putih dan Bawang Merah.
"Jadi paket sembako kita jual murah, misalnya Rp 34 ribu bawang merah per kilogramnya, kalau di pasaran Rp 40 ribu," ungkapnya.
--page
Adapun beberapa desa yang sudah pernah diadakan pasar pangan murah diantaranya, Desa Sulung, Kenambui, Sebuai, Palih Baru, Riam dan Panahan.
Adanya pasar pangan murah juga, lanjut Kris, ialah komitmen pemerintah daerah untuk membantu masyarakat ditengah wabah pandemi Covid-19. Sehingga, sebelum diadakan pasar pangan murah, dilakukan monitoring terlebih dahulu.
"Mengingat saat ini masih pandemi covid-19, kami pun gunakan sistem pendataan. Jadi siapa yang pesan dan pesannya apa aja kita jadikan satu paket, lalu diantar ke rumah - rumah. Sehingga tidak terjadi kerumunan," pungkasnya. (DANANG/B-5)








