BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, H. Rudianur mengingatkan pemanfaatan APBD Kotim Tahun 2021 mendatang.
Ia berharap apa yang sudah dibahas dan disepakati bisa dilaksanakan secara bersama-sama dan bertanggung jawab. Selain itu APBD harus bisa membawa manfaat untuk masyarakat luas bukan untuk kepentingan pribadi maupun individu kelompok.
“APBD Kotim dibahas dan disepakati dengan kondisi ditengah ketidakpastian wabah Covid-19 ini, maka diharapkan bisa digunakan seefektif dan seefisien mungkin agar memang manfaatnya tercapai sesuai dengan marwah APBD itu sendiri untuk kepentingan pembangunan,”katanya, Selasa, 24 November 2020.
Menurut Rudianur anggaran harus benar-benar tertuju pada asas pemerataan dan juga peningkatan ekonomi kerakyatan yang dicita-citakan bersama
Seusai dengan slogan Bupati bergerak cepat membangun Kotim. Sehingga perlu diingat bahwa kemajuan yang dimaksud bukanlah sekedar kemampuan mendirikan monumen-monumen besar atau bangunan-bangunan megah saja.
--page
Karena itu menjadi tidak berarti ketika tidak selaras dengan keadaan ekonomi masyarakat bawah yang terabaikan. Karena selama ini masih ada masyarakat miskin tidak diperhatikan lagi kebutuhan dasarnya.
"Ketika hak-hak yang seharusnya diperuntukan bagi mereka yang memerlukan justru mereka tak bisa lagi mendapatkannya,” tukasnya.
Rudianur mengakui kebutuhan anggaran untuk mengakomodir apa yang ada di dalam rencana kerja anggaran satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) tidak mampu ditutupi di APBD 2021 kali ini.
Sebab dalam hasil rapat kompilasi lalu ada sekitar Rp100 miliar yang masih diperlukan untuk menyelesaikan beberapa usulan yang ada di masing-masing mitra SOPD. (NACO/B-5)








