SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Majelis Daerah Agama Hindu Kaharingan (MDAHK) Kabupaten Kotawaringin Timur kini dipimpin seorang perempuan yakni Rena.

Rena terpilih setelah melalui proses musyawarah daerah MDAHK. Ia merupakan  anak dari  Damang Kota Sampit  periode 1973 sampai tahun 2001 silam. 

Perempuan dengan 4 saudara laki-laki ini dipercayakan untuk memimpin dan melakukan perubahan-perubahan untuk  kemajuan MDAHK Kotim.

Rena berjanji akan totalitas dalam membenahi MDAHK Kotim. Namun untuk itu perlu campur tangan pemerintah kabupaten untuk memperhatikan fasilitas dan pembangunan di lingkungan Kaharingan  Center  tepatnya di depan Hotel Aquarius Sampit itu.

"Kedepannya saya berharap agar Hindu Kaharingan di Kotim bisa diperhatikan paling tidak setara dengan organisasi keagamaan lainnya. Tapi bukan berarti selama ini  tidak perhatikan," ucap mantan Kades Kenyala ini, Selasa, 24 November 2020.

--page

Menurutnya, kebutuhan mereka yang paling mendasar selama ini yakni adanya mobil operasional untuk mereka berkunjung kepada warga Kaharingan yang tersebar di 168 Desa di Kotim. 

Jika melihat dari statistik jumlah penganutnya ada sekitar  27 ribu warga Hindu Kaharingan di Kotim yang saat ini aktif. 

Selain itu juga mereka memerlukan fasilitas seperti mobil ambulan sebagai inventarisasi untuk melayani warga Kaharingan yang memerlukan.

“Paling tidak  kami bisa dibantu dan akan kami perjuangkan baik ditingkat pemerintah kabupaten, provinsi hingga pemerintah pusat,” kata Rena yang didampingi tokoh Hindu Kaharingan lainnya seperti Yudi Efendi, dan Agus Sanang.

Sementara ditambahkan Agus Sanang agar Kaharingan Centre yang ada di kilometer 2.5 itu bisa mendapatkan perhatian pembangunan kedepannya melalui pemerintah kabupaten setempat. 

--page

Saat ini ada sekitar 4 hektare lahan yang tersedia namun mereka masih mampu membangun setengahnya. Sementara sisa lainnya masih belum dipagari dan belum dilakukan penimbunan untuk  kegiatan. 

“Selain itu kami juga kedepannya akan merencanakan pembangunan aula untuk kegiatan di Kaharingan Centre ini semoga saja mendapatkan dukungan dan bantuan baik itu dari pemerintah daerah hingga para donator,” tandasnya. (NACO/B-5)

Area lampiran