BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi B DPRD Palangka Raya, Ruselita mengatakan bahwa adaptasi kebiasaan baru harus dilakukan secara konsisten. Jangan sampai karena dianggap kebiasaan baru sehingga masyarakat abai terhadap protokol kesehatan.
"Justru sebaliknya, namanya juga kebiasaan baru, maka yang namanya menggunakan masker, rajin mencuci tangan, bersin harus ditutup, dan sebagainya itu harus kita lakukan dengan konsisten, itu yang namanya kebiasaan baru," kata Ruselita pada Selasa, 24 November 2020.
Pemerintah Kota Palangka Raya menurut Ruselita, tentu melalui instansi terkaitnya terus memaksimalkan program pemulihan sektor perekonomian pasca serangan Covid-19 di awal tahun 2020 ini.
"Dengan membangkitkan kembali berbagai macam aktivitas pelaku maupun dunia usaha yang sebelumnya sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19, pemerintah telah berupaya mengembalikannya," tutur Politisi Partai Perindo ini.
Ruselita juga mengatakan bahwa Pemko Palangka Raya memang terus berupaya memaksimalkan penerapan adaptasi kebiasaan baru menuju tatanan hidup normal atau new normal bagi semua masyarakat dan semua pelaku usaha.
--page
"Meski demikian, dalam adaptasi kebiasaan baru yang sudah berjalan ini, rambu-rambu atau aturan tetap diberikan kepada semua masyarakat harus ditaati. Termasuk pelaku usaha, yakni berupa pengetatan protokol kesehatan," tegasnya. (TESTI PRISCILLA/B-5)








