BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Terdapat dua hal yang bisa dianggap sebagai kunci untuk mencegah penyebaran covid-19.
Hal petama adalah yang biasa disebut 4M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan.
Juru Bicara (Jubir) Tim Gugus Penaganan Covid-19 yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Achmad Rois pada Rabu, 25 November 2020 mengatakan, selain 4M, untuk mencegah fatalitas dan meningkatkan kesembuhan pasien positif covid-19, penerapan 3T juga harus dilakukan.
"3T yaitu testing atau pemeriksaan, tracing atau pelacakan, dan treatment atau pengobatan. Penerapan 3T ini juga sebagai kunci menurunkan jumlah kasus positif pasien yang terserang virus corona," jelas Achmad Rois.
Menurut Achmad Rois, dengan menurunnya angka fatalitas dan meningkatnya kesembuhan, akan mempengaruhi angka penurunan kasus di suatu daerah.
--page
"Kedua hal ini memang saling berhubungan. Penerapan 4M merupakan pencegahan atau bagian hulu dan 3T adalah bagian hilir," jelas Achmad Rois.
Menurut Achmad Rois, penerapan 4M dan 3T di Kabupaten Kobar bisa dilihat bersama. Meski penemuan kasus positif covid-19 tergolong tinggi, tetapi dibarengi dengan tingginya tingkat kesembuhan dan rendahnya tingkat kematian.
"Karena saat ini situasi dan kondisi covid-19 di Kobar masih belum dikatakan selesai. Harapannya semua pihak termasuk masyarakat bisa berpartisipasi melakukan pencegahan penyebarannya dengan menerapkan 4M dalam semua aktivitas," tutur Achmad Rois. (WAHYU KRIDA/B-7)








