BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Empat rukun tetangga (RT) di Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan, telah mendapat bantuan alat pemadam kebakaran beserta peralatannya, untuk itu diharapkan adanya pelatihan dan pengecekan alata pemadam secara rutin di Kelurahan Mendawai, oleh Damkar Kobar.
Lurah Mendawai, Rahardian Syahmi mengatakan setelah diberikannya bantuan ini, agar pengecekan alat pemadam dilakukan secara rutin, sebagai upaya antisipasi kerusakan alat, sehingga nantinya pada saat digunakan alat sudah siap.
"Tentunya kita harapkan setelah ini tidak berhenti sampai disini, dari pihak Damkar Kobar dapat memberikan pendidikan ataupun pengecekan alat - alat per 3 bulan, supaya alat ini dapat digunakan sebagaimana mestinya. Lebih baik alat ini rusak digunakan daripada rusak di gudang," katanya saat memberikan sambutannya dalam acara penyerahan alat pemadam kebakaran di, area Water Front City, Kelurahan Mendawai, Kamis, 26 November 2020.
Bantuan alat pemadam kebakaran dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kobar tersebut, berupa 4 unit mesin pompa dongfeng/weco 23 beserta kelengkapannya, diserahkan langsung oleh Bupati Kobar Nurhidayah kepada 4 warga perwakilan dari RT 04, RT 10, RT 11 A dan RT 11 B, Kelurahan Mendawai.
Bantuan yang diberikan berupa 4 Mesin Dongfeng Weco 23 beserta kelengkapannya, 8 selang 2,5 inch panjang 20 meter, 8 selang 1,5 inch panjang 20 meter, 4 Nozle 2,5 inch, 4 Nozle 1,5 inch dan 4 Y Connection.
--page
"Kami mengucapkan terimakasih atas bantuannya tentunya ini sangat membantu sekali, mengingat di Kelurahan Mendawai, potensi kebakaran pemukiman cukup rawan," ungkapnya.
Ia juga berharap, bantuan serupa juga dapat dianggarkan untuk lurah - lurah yang ada diantaranya Sungai Arut, seperti Kelurahan, Raja, Raja Seberang, Mendawai Seberang dan Baru menyesuaikan dengan anggaran yang ada.
Rahardian berharap Pemkab Kobar dapat memberikan anggaran atau insentif untuk para relawan kebakaran, seperti Huma Singgah Itah Relawan Damkar Mendawai. Lantaran, keberadaannya dinilai sangat membantu masyarakat Mendawai dan Kobar pada umumnya.
"Kami berharap relawan kobar lebih diperhatikan, seperti diberikan insentif atau lainnya, mengingat mereka sangat aktif didalam penanganan kebakaran, baik kebakaran pemukiman dan lahan serta mereka juga aktif di penyemprotan disinfektan pencegahan penyebaran Covid-19," pungkasnya. (DANANG/B-6)








