PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Walaupun rencana pembukaan kembali belajar tatap muka pada masa pandemi covid-19 Januari 2021 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sesuai SKB 4 Menteri masih akan dibahas antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bersama tim gugus penanganan covid-19 antara akhir November atau awal Desember 2020, namun berbagai persiapan telah dilakukan di setiap sekolah.

Kepala Disdikbud Kobar Rosihan Pribadi, Kamis, 26 November 2020 mengatakan apa saja persiapan yang telah dilakukan pihak sekolah.

"Sejak beberapa waktu lalu, kami telah mengumpulkan daftar periksa yang dikumpulkan oleh satuan pendidikan atau sekolah," jelas Rosihan Pribadi.

Dalam daftar periksa tersebut, menurut Rosihan Pribadi, mewajibkan pihak sekolah yang bakal membuka kembali proses belajar mengajar secara langsung untuk memiliki sanitasi yang baik dan cukup yaitu ketersediaan toilet dan tempat cuci tangan," jelas Rosihan Pribadi.

Selain itu, menurut Rosihan Pribadi, ketersediaan toilet dan tempat cuci tangan itu juga wajib dilengkapi dengan adanya sabun cuci tangan serta hand sanitizer.

--page

"Dalam surat yang telah kami edarkan pada satuan pendidikan, disampaikan bahwa pihaj sekolah bisa menganggarkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk sabun dan hand sanitizer untuk kurun waktu minimal 1 semester," jelas Rosihan Pribadi.

Selain itu, lanjut Rosihan Pribadi, penyediaan APD disekolah juga bisa menggunakan dana BOS tersebut.

"APD diantaranya yaitu masker sebagai persiapan stok, bila nantinya ada siswa yang kebetulan lupa atau tidak bawa masksr dari rumah serta thermogun," jelas Rosihan Pribadi. (WAHYU KRIDA/B-5)

Area lampiran