KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Pulau Malan, Kabupaten Katingan hingga hari ketiga masih bertahan,  Kamis, 26 November 2020.

Camat Pulau Malan Hariawan menuturkan, hari ini banjir masih menggenangi sejumlah wilayah. Misalnya jalan menuju Trans Buntut Bali rata-rata ketinggian banjir setinggi 1 meter. Akibatnya, pasokan barang sembako menjadi terhambat.

Wilayah Desa Buntut Bali juga tergenang banjir mengakibatkan puluhan rumah warga tergenang. Demikian halnya dengan kantor desa dan gedung SMA. 

Sementara itu, sejumlah tempat di Desa Manduing Taheta juga terendam banjir rata-rata 30 centimeter sampai 1 meter. Selain rumah penduduk,  banjir di Manduing Taheta juga menggenangi  tempat ibadah gereja dan kantor desa.

Di Desa Geragu bahkan sudah merendam 25 rumah warga. Kemudian di Desa Mandung Lama, banjir merendam sedikitnya 12 rumah warga dan kantor desa. 

--page

"Kondisi air masih terus merambat naik," kata Camat Pulau Malan Hariawan. 

Namun demikian, banjir yang terjadi di wilayahnya akibat luapan Sungai Katingan sejauh ini tidak ada menimbulkan korban jiwa. "Harapan kita, banjir di wilayah Kecamatan Pulau Malan segera surut kembali,  dan warga bisa beraktifitas seperti biasa," harap Hariawan. (ABDUL GOFUR/B-7)