BORNEONEWS, Sampit - Guna mengatasi kekurangan tenaga kesehatan dan guru di pedesaan, pasangan calon bupati/wakil bupati Kotim Halikinnor - Irawati (Harati) bertekad akan membiayai anak-anak di pedesaan untuk berkuliah hingga lulus.
"Atasi masalah kekurangan pegawai, dengan membiayai anak-anak di pedesaan untuk berkuliah," ujar Halikinnor, Jumat, 27 November 2020.
Dalam setiap desa, akan diambil 2 orang sebagai perwakilan. Nantinya mereka akan dibiayai hingga lulus, bukan hanya pendidikan saja. Namun juga kebutuhan tempat tinggal mereka.
Hal tersebut dilakukan sebagai langkah agar nantinya setelah lulus bisa bertugas di desa mereka masing-masing. Sehingga, kekurangan pegawai di daerah ini bisa diatasi.
"Sebelum di kuliahkan, mereka juga harus tandatangan, bahwa siap ditempatkan di desa mereka masing-masing," kata Halikinnor.
--page
Hal tersebut dilakukan, guna menghindari terjadinya pindah tugas. Karena selama ini, tidak jarang pegawai yang ditempatkan di pedalaman malah mengajukan pindah tempat. Sehingga, membuat kekurangan pegawai di pedesaan.
"Itulah langkah antisipasi yang kami lakukan, dan mudah-mudahan bisa mengatasi kekurangan pegawai nantinya," terang Halikinnor, yang merupakan calon Bupati Kotim nomor urut 01. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








