SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Lima orang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat dan satu orang guru yang berprofesi sebagai pelatih sepakbola asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mewakili Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di Gala Siswa Indonesia (GSI). 

"Saya bersama 5 orang siswa dari berbagai sekolah di Kotim, mewakili provinsi ke GSI," ujar Aji Rendra Gunawan, guru SMPN 2 Sampit dan pelatih GSI SMP Kalteng, Jumat, 27 November 2020. 

Ke-5 siswa yang lolos tersebut yakni Kevin Nataniel Kurniawan siswa SMPN 1 Sampit, Osvaldo Vincent, SMPN 1 Sampit, Muhammad Numaulidan siswa SMPN 2 Sampit, Vahadiqa Runayasha Khendeva Wardana siswa SMPN 2 Sampit, dan Muhammad Indra Fitrah Islami. 

Mereka lolos ke GSI melalui seleksi yang cukup ketat, mulai dari kecamatan, kabupaten, hingga tingkat provinsi. Seleksi sendiri dilakukan secara online dengan mengirimkan video latihan masing-masing pemain dan pelatih. 

"Semua seleksi dilakukan secara daring, karena saat ini pandemi Covid-19. Seleksi sendiri dilakukan oleh pihak PSSI pusat," kata Aji, yang memiliki sertifikat kepelatihan C AFC. 

--page

Para pemain dan pelatih yang lolos ke GSI itu disatukan dengan perwakilan setiap provinsi di Indonesia. Sehingga menjadi 150 orang pemain, dan dibagi menjadi 8 tim. 

Beruntungnya, Aji sendiri menukangi salah satu tim dari keseluruhan dan saat ini, tim yang ditukangi olehnya masuk final dalam GSI tersebut. Begitu juga tim yang dihuni oleh 2 orang siswa asal Kotim yakni Vahadiqa Runayasha Khendeva Wardana siswa SMPN 2 Sampit dan Osvaldo Vincent. 

"Jadi tim yang saya latih Gagak FC musuh tim Cendrawasih FC yang dihuni 2 pemain asal Kotim, bertemu di final GSI besok," kata Aji. 

Nantinya, pemain yang berlaga pada GSI tersebut akan dipilih 30 orang untuk mengikuti seleksi Tim Nasional Indonesia U-16. 

Aji meminta doa kepada masyarakat Kotim agar 5 atau sebagian siswa asal Kotim bisa terpilih nantinya untuk mengikuti seleksi Timnas U-16. 

"Kami meminta doa kepada masyarakat Kotim, agar siswa asal Kotim bisa terpilih nantinya," harap Aji. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)