BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) memberikan insentif untuk relawan pemadam kebakaran yang masuk dalam kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA). Selain itu, mereka juga mendapatkan asuransi.
Bupati Kobar, Hj Nurhidayah mengatakan, pemkab telah menganggarkan pemberian insentif untuk relawan MPA. Hal tersebut sebagai bentuk perhatian dan terima kasih kepada relawan.
"Insentif untuk relawan ini memang tidak rutin setiap bulan, tetapi saat kejadian. Itu tetap kita perhatikan dan langsung kita asuransikan bila di lapangan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," kata Nurhidayah, Sabtu, 28 November 2020.
Terkait itu, Nurhidayah mengatakan, desa dan kelurahan supaya mendata masyarakatnya yang menjadi relawan, agar bisa masuk dalam kelompok MPA. Sebab, dengan adanya MPA, pemerintah menjadi sangat terbantu.
"Seperti pemadaman karhutla tahun lalu, peran serta relawan pemadam kebakaran sangat membantu kita di lapangan," ungkapnya.
--page
Hal tersebut disampaikan Bupati Kobar, Nurhidayah menanggapi pernyataan Lurah Mendawai, Rahardian Syahmi yang berharap pemkab dapat memberikan anggaran atau insentif untuk para relawan kebakaran, seperti Huma Singgah Itah Relawan Damkar Mendawai.
"Kami berharap relawan kobar lebih diperhatikan, seperti diberikan insentif atau lainnya mengingat mereka sangat aktif dalam penanganan kebakaran. Baik kebakaran pemukiman dan lahan. Mereka juga aktif saat penyemprotan disinfektan untuk pencegahan penyebaran covid-19," kata dia. (DANANG/B-11)








