BORNEONEWS, Kuala Kurun - Program family farming atau pertanian keluarga di Desa Tumbang Posu, Kecamatan Damang Batu, Kabupaten Gunung Mas yang dimulai tahun ini dinilai berhasil.
“Kelompok tani di Tumbang Posu sudah panen sayur-sayuran,” kata Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Gumas, Letus Guntur, Sabtu, 28 November 2020.
Dia menuturkan, sebagian hasil panen sayur-sayuran dikonsumsi kelompok tani. Kemudian, sebagian lagi dijual kepada karyawan perusahaan besar swasta atau PBS di Tumbang Posu.
“Hasil penjualan panen sayur-sayuran kepada PBS mencapai sekitar Rp 4 juta,” imbuh Letus Guntur.
Dia menilai kelompok tani di Tumbang Posu memanfaatkan dengan baik family farming yang merupakan program dari Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian.
--page
Pada program family farming, Tumbang Posu mendapat bantuan Rp 150 juta. Dana itu digunakan untuk membeli bibit sayur, babi, dan ikan.
“Untuk babi dan ikan di Tumbang Posu memang belum panen. Namun kami nilai sejauh ini program family farming di Tumbang Posu sudah berjalan baik,” tukasnya. (MAGANG 1/B-11)








