MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Sebanyak 828 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Petugas Ketertiban di Kelurahan Melayu dan Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara mengikuti rapid test, Selasa 1 Desember 2020.

Rapid test ini dilakukan sebagai upaya KPU Barito Utara dalam rangka pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah di tengah pandemi Covid 19, sehingga semua penyelenggara wajib mengikuti rapid test.

Ketua Panita Pemungutan Suara Kelurahan Melayu, Rois Aulia mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus ini.

Rapid test ini mutlak dilakukan agar di dalam penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng nanti semuanya harus sehat dan bebas dari terkonfirmasinya Covid-19.

“Jadi semua petugas KPPS dan Petugas Ketertiban ini, sebelum mengikuti Bimtek harus dirapid terlebih dahulu. Sebab kita mau semuanya berjalan lancar, jangan sampai ada yang terkonfirmasi,” katanya.

--page

Dalam kegiatan ini pihaknya bekerja sama dengan dinas kesehatan. Rapid test bagi petugas KPPS dan petugas ketertiban ini melibatkan 10 tenaga kesehatan.

“Rapid test untuk Kelurahan Melayu diikuti 441 petugas KPPS dan petugas ketertiban, sedangkan Kelurahan Lanjas diikuti 387 petugasKPPS dan petugas ketertiban,” katanya.

Jumlah petugas KPPS terdiri dari 7 orang ditambah 2 petugas Linmas setiap TPS di Kecamatan Teweh Tengah. Jumlah petugas KPPS dan petugas ketertiban se Kecamatan Teweh Tengah sebanyak 1.089 orang. (RAMADHANI/B-6)