PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Puluhan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palangka Raya menjalani tes atau skrining HIV/Aids dan PIMS (sifilis) di depan klinik lapas setempat, Selasa, 1 Desember 2020.

Kepala Lapas, Chandran Lestiyono melalui Kepala Seksi Bimbingan Narapidana Anak Didik atau Kasi Binadik, Tigor Immanuel Hutabalian mengatakan, selain terhadap warga binaan, tes tersebut juga diikuti sejumlah pegawai.

"Totalnya ada 56 WBP, sedangkan pegawai 4 orang. Untuk hasilnya, semua non reaktif," kata Tigor kepada borneonews.co.id.

Dia menuturkan, tes tersebut digelar oleh Dinas Kesehatan Kalteng dan Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya dengan melibatkan pihak Puskesmas Bukit Hindu. Kegiatan itu dalam rangka memperingati Hari Aids Sedunia.

Namun demikian, pihak lapas juga aktif melakukan pemeriksaan serupa khususnya untuk narapidana yang baru masuk. "Setiap ada napi baru, itu harus dicek kondisi kesehatannya. Itu dilakukan sebagai upaya deteksi dini pencegahan," ungkapnya.

--page

Sementara itu, Dokter Lapas, Marianna Sitinjak mengatakan, jika pada saat tes hasilnya ada yang positif, pihaknya akan merujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan.

Dia juga menyarankan untuk meminum obat secara teratur supaya sel darah putih tidak turun. Kemudian konsumsi makanan sehat, menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Sedangkan dalam upaya pencegahan, pihaknya menyampaikan penyuluhan apa itu HIV Aids, penyebarannya dan cara mengantisipasi agar tidak tertular. (BUDI)