BORNEONEWS, Palangka Raya - Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI, Mukti Sardjono mengatakan, konsumsi dalam negeri untuk minyak sawit sebagai pangan menunjukkan kenaikan yang konsisten.
"Konsumsi dalam negeri untuk pangan dalam 4 bulan terakhir menunjukkan kenaikan yang konsisten dan pada September mencapai 667 ribu ton," kata Mukti dalam rilis yang dikirimkan kepada Borneonews pada Jumat, 4 Desember 2020.
Secara YoY, lanjutnya, sampai dengan September, konsumsi untuk pangan masih lebih rendah dari tahun lalu (-15,8%).
"Kenaikan konsumsi untuk oleokimia cenderung mendatar. Konsumsi untuk oleokimia September mencapai 151 ribu ton yang sama dengan bulan Agustus dan hanya 3 ribu ton lebih tinggi dari bulan Juli," tambahnya.
Secara YoY, katanya, sampai dengan September konsumsi untuk oleokimia sudah lebih tinggi (+49%) dari 2019.
--page
"Konsumsi minyak sawit untuk biodiesel pada September 2020 mencapai 630 ribu ton naik 54 ribu ton dari bulan Agustus. Secara YoY, konsumsi untuk biodiesel adalah naik 27,2% dari 2019," bebernya lagi.
Kenaikan konsumsi dalam negeri dan ekspor menurut Mukti menjadi harapan untuk mengantisipasi kenaikan produksi. (TESTI PRISCILLA/B-11)








