BORNEONEWS, Tamiang Layang - Tokoh masyarakat Desa Magantis, Haji Rumli menyampaikan harapannya terkait pengembangan wisata balap klotok di Danau Diaren yang ada di desa tersebut. Dia ingin Pemerintah Daerah Barito Timur melalui dinas terkait turut membantu pengelolaan kawasan tersebut.
"Saya sendiri sangat mendukung, sebagai buktinya saya menghibahkan banyak tanah untuk lokasi wisata ini," ungkap Haji Rumli ketika ditemui menonton balap klotok di Desa Magantis, Senin 7 Desember 2020.
Menurutnya sebelum pandemi covid 19, Danau Diaren banyak dikunjungi warga dari Telang Baru, Kelanis, Juru Banu dan Mangkatip untuk mengikuti balap klotok maupun menonton antraksi tersebut.
"Dulu bisa sampai 300 orang pengunjung saat lomba, tapi sejak Maret 2020 dihentikan untuk mencegah penyebaran covid-19, sekarang masyarakat mulai mencoba menghidupkan kembali kegiatan ini," terangnya.
Haji Rumli menuturkan, lomba balap klotok biasanya dipadukan dengan hiburan karaoke dan warung makan. Karena itu dia berharap ke depannya Danau Diaren dapat dikelola lebih baik lagi dengan melibatkan pemerintah daerah.
--page
"Di tempat ini juga ramai masyarakat yang memancing, yang penting jangan ada masyarakat yang merasa paling berhak atas kawasan ini, harus dikelola dengan baik untuk kesejahteraan bersama masyarakat desa," tegasnya.
Pria yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Barito Timur dari Partai Persatuan Pembangunan ini mengungkapkan bahwa dirinya telah mengusulkan pengaspalan jalan yang masuk ke lokasi Danau Diaren yang terletak di Kecamatan Dusun Timur tersebut.
"Sudah dianggarkan pada APBD 2021, rencana akan diaspal sepanjang 300 meter," pungkasnya. (BOLE MALO/B-5)








