KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Narkotika Kelas II A Kasongan, Kabupaten Katingan juga menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Kateng memilih calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng yakni di TPS 26 yang ada di lingkungan lapas, Rabu, 9 Desember 2020.

Namun dari jumlah pemilih yang mencoblos di TPS 26 Lapas Narkotika Kelas II A Kasongan ini jumlahnya berkurang 11 pemilih.

Kepala Lapas Narkotika Kelas II A Kasongan Ahmad Hardi disela memantau pencoblosan bagi warga binaannya menuturkan sebelumnya saat pendataan jumlah daftar pemilih tetap atau DPTdi Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan ini sebanyak 92 orang.

"Tapi seiring dengan masa pidananya berakhir, ada 11 warga binaan yang sebelumnya masuk DPT bebas sehingga jumlah pemilih yang hari ini ikut mencoblos sebanyak 81 orang pemilih," ucapnya.

Ke 11 warga binaan yang telah bebas itu bakal memilih di daerahnya. "Saya berharap sampai selesai proses penghitungan suara nati semuanya bisa berjalan lancar dan aman kondusif, tidak ada hambatan berarti," katanya.

--page

Sementara itu Ketua KPU Katingan, Subandi juga turut memantau pelaksanaan pencoblosan di Lapas Narkotika Kelas II A Kasongan ini.

Dia berharap pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah hari ini dapat berjalan aman, damai dan sehat.

Dia sudah memantau sejumlah TPS guna memastikan logistik dan lain sebagainya sudah sampai ke TPS.

"Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada laporan terkait kekurangan surat suara, artinya secara umum sampai saat ini logistik yang kita distribusikan sudah sampai ke TPS," imbuhnya. (ABDUL GOFUR/B-6)