KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kelompok Pembudidaya Perikanan (Pokdakan) Mina Mandiri Berjaya berlokasi di SMKN 3 Kuala Kapuas yang mulai ingin mencoba dan menilik usaha pembesaran ikan melalui bioflok.

“Kita mau coba rintis pembesaran ikan dengan sistem Bioflok karena akan lebih terjangkau dalam budidayanya,” kata Ketua Pokdakan Mina Mandiri Berjaya, Daniel, Jumat 11 Desember 2020.

Sistem bioflok memiliki banyak keuntungan mulai dari menghemat penggunaan lahan dan air, lebih ramah lingkungan, biaya produksi pakan hemat biaya, serta bisa menghambat hama penyakit pada ikan.

Kelompok ini juga diberikan kesempatan penuh untuk sharing mengenai sistem bioflok dengan Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas.

“Kami diminta untuk melayangkan surat ke Dinas Perikanan supaya nanti direkomendasikan untuk belajar langsung teknis pembesaran ikan oleh BPBAT Mandiangin, semoga nanti kita bisa belajar banyak dengan mereka,” harapnya.

--page

Sebelumnya, Kabid Pemberdayaan Pembudidaya Ikan Dinas Perikanan Kapuas Fatmawati telah menyerahkan bantuan ebanyak 16.000 ekor benih ikan Nila, 4000 Kg pakan ikan, dan paket bantuan sarana dan prasarana perikanan kepada kelompok tersebut.

“Semoga bantuan ini bisa mendatangkan manfaat yang besar bagi kelompok, bisa berdaya guna dan berhasil guna," ucap Fatmawati.

Ia berharap bantuan yang diberikan tidak sia-sia serta kawan-kawan kelompok juga bisa belajar banyak tentang sistem bioflok ke depannya.

Pihaknya juga mendukung penuh usaha mereka untuk belajar teknis pembesaran. “Nanti kelompok ini akan terus dibina oleh Bu Hamsinah Penyuluh Perikanan di wilayah tersebut, kami pun juga membuka diri kapan pun untuk menyukseskan keberhasilan kelompok ini,” pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)