BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Beberapa hari terakhir ini kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kalimantan Tengah pada umumnya alami peningkatan.
Jumlah kasus pasien meninggal terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun juga mengalami peningkatan.
Dokter spesialis forensik RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, dr Erianto mengaku tim forensik cukup kewalahan dalam pemulasaran jenazah pasien Covid-19.
Bahkan di awal Desember 2020 sampai dengan hari ini pihaknya telah menangani 10 jenazah yang terkonfirmasi positif Covid-19.
"Pernah dalam satu hari bisa dua sampai 3 jenazah yang kami tangani. Tergantung informasi dari ruang isolasi Covid-19," katanya, Jumat, 11 Desember 2020.
--page
Erianto mengungkapkan jika dilihat dari jumlah timnya ia pun mengaku kekurangan, tapi beruntung dibantu pihak ketiga, sehingga dalam pemulasaran jenazah dapat terbantu.
"Beruntungnya kami ada tenaga tambahan dari pihak ketiga, sehingga sangat terbantu. Mengingat kami dalam menjalankan tugas ini tidak lagi mengenal waktu, selalu siap, dari malam sampai subuh," tuturnya.
Erianto juga menginformasikan bahwa sebagian besar jenazah pasien Covid-19 rata - rata usianya 30 tahun ke atas disertai dengan memiliki riwayat penyakit penyerta.
"Jadi yang kami dapatkan dalam kasus ini rata-rata meninggalnya daripada jenazah yang terkonfirmasi positif Covid-19, dengan disertai penyakit penyerta, sehingga daya tahan tubuhnya melemah akibat virus tersebut," tuturnya. (DANANG/B-6)








