PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebagai persiapan masa libur akhir tahun 2019, rapat penyelenggaraan dan pembentukan posko gabungan angkutan laut Natal dan Tahun Baru 2021 digelar di Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kumai, Senin, 14 Desember 2020. 

Kepala KSOP Kelas IV Kumai Wahyu Prihanto usai rapat mengatakan, rencana pembentukan posto Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini merupakan tindak lanjut SK Menteri Perhubungan Nomor 16 tahun 2020.

"SK tersebut tentang petunjuk pelaksanaan perjalanan orang  dengan adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi covid-19. Posko ini dibangun untuk melayani masyarakat agar perjalananan bisa dilakukan namun protokol kesehatan tetap dan harus dilakukan," jelas Wahyu Prihanto.

Berdasarkan prediksi, menurut Wahyu Prihanto, jumlah penumpang yang datang dan berangkat menggunakan angkutan laut, selama libur Nataru jauh menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kobar Fitriana Thamrin mengatakan, meski jumlah penumpang diprediksi menurun, angkutan barang tetap tidak ada perubahan.

--page

"Karena terdapat beberapa daerah yang mengandalkan jalur transportasi laut dari Pelabuhan Panglima Utar Pangkalan Bun, untuk mengangkut logistik kebutuhan pokok kedaerahnya yaotu Lamandau, Sukamara, hingga Manis Mata Kalimantan Barat," jelas Fitriana Thamrin. (WAHYU KRIDA/B-7)