TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia atau BKPRMI Kabupaten Barito Timur menggelar sertifikasi ustadz dan ustadzah, Senin, 14 Desember 2020.

Ketua BKPMRI Barito Timur, Zainal Hamli menjelaskan, sertifikasi dilakukan untuk memberikan pencerahan kembali kepada ustadz dan ustadzah sehingga lebih bersemangat memberikan pendidikan kepada anak didik.

"Dalam sertifikasi ini, materi yang diberikan bukan saja kurikulum, tapi juga pendidikan tentang bahaya narkoba dari Polres Barito Timur," kata Zainal.

Selain itu, peserta juga akan mendapatkan materi tentang wawasan kebangsaan yang dibawakan Pabung Kodim 1012 Buntok.

Materi wawasan kebangsaan bertujuan supaya ustadz dan ustadzah memiliki pemahaman yang sama tentang wawasan kebangsaan, dan dalam menyampaikan pelajaran kepada santri tidak menjurus kepada hal-hal yang bertentangan dengan pemerintah demi menjaga keutuhan NKRI.

"Pada kesempatan yang sama nanti Bupati Barito Timur juga akan menyampaikan materi secara virtual tentang kebijakan pemerintah daerah dalam keberagaman beragama," imbuhnya.

Sementara itu, Asisten III Sekda Barito Timur, Rusdianor saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, sertifikasi dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas ustadz dan ustadzah di Barito Timur.

--page

"Pemerintah Kabupaten Barito Timur menyambut baik kegiatan sertifikasi ini. Sehingga ustadz maupun ustadzah bisa lebih meningkatkan kemampuan dalam pengajarannya, dan para santri lebih mudah serta terarah menerima pendidikan," ujarnya.

Rusdianor berharap kegiatan yang dilaksanakan dalam 4 tahap itu terlaksana dengan baik, agar ilmu yang diperoleh diimplementasikan di tempat masing-masing. (BOLE MALO/B-11)